Cerita seram dikampusku
berbagi cerita pengalaman *asli* saya jaman kuliah 2 tahun lalu.cekidot....kampus.
pengalaman ini bukan pengalaman menyeramkan saya yang pertama. pengalaman ini terjadi pada saat saya kuliah semester 2 di sebuah universitas di daerah jawa barat, sebagai gambaran akan sedikit saya ulas seperti apa kondsi kampus saya dulu "bangunan berbentuk seperti bangunan belanda dengan cat warna putih dominan dan warna pintu abu abukebiruan, posisi ada 2 gedung menghadap jalan raya namun darigerbang ke gedung itu sedikit jauh dan menurun, gedung tentu saja tingkat 3. ada musola dan toilet yang bersebelahan dengan sungai dan jurang yg curam, dilengkapi tangga yang membentuk seperti lorong gelap dan tangga yang menghadap ke kaca kaca sehingga terlihat dari jalan".kejadian berawal pada sore hari sekitar jam 5 lebih *kenapa sore ? jelas, saya kuliah kelas sore*. seperti mahasiswa pada umumnya ketika menunggu dosensaya dan 2 teman saya sebut saja upin ipin sedang nongkrong di pagar lantai dua "balkon" kami asyik berbincang, tertawa sampai membuat kegaduhan sanking asyiknya mengobrol. tak sadar kami ternyata berada tepat di depan lorong tangga yang gelap.
tiba-tiba kami tersentak saat sedang tertawa oleh jatuhan kerikil kecil dari arah lorong tersebut ke arah kami. lalu si upin berkata sepertinya kami harus pindah duduk. pindahlah kami menjauh dari lorong tersebut. kami lanjutkan cerita dan tertawa, sudah mulai merasa bosan mata saya terbelalak melihat seorang pria dengan wajah oriental dan kulit putih dengan pakayan kaos hitam tas selempang coklat celana jeans yang tiba tiba ada di lantai yang sama dengan posisi duduk dikursi yg berada di sudut balkon, dia tersenyum "lebih tepatnya menyeringaiii" ke arah saya, tidak merasa menakutkan tp saya malah berfikir polos sambil berkata "kapan orang itu duduk disitu ? perasaan dari tadi cuma ada saya dan upin ipin".
Tak berapa lama saya berkata begitu, dalam hitungan detik pria itu sudah ada di lantai satu berjalan menuju gerbang sambil tersenyum menyeringai pada saya dan upin, saya yang mulai merasa tidak enak berkata "masa ada orang turun tangga secepat kilat, apa dia lompat?" upin dan ipin bengong tidak mengerti. tapi mereka malah tertarik pada pria itu dan ingin menyakan biodata sekaligus kontak pria tersebut pada ketua prodi yang sekaligus staf TU dikampus"iseng, ga bisa liat cowo cakep dikit". hasilnya bukan kontak pria tersebut kami malah tercengang mendengar perkataan pak ketua prodi, dia bilang..."kalau dari ciri ciri yang kalian sebutkan sih ga ada mahasiswa yang seperti itu, seingat bapak sih dulu ada tapi orangnya sudah meninggal kecelakaan di depan gerbang kampus dulu sekalih, dia mahasiswa fakultas hukum, turunan tionghoa memang tampan, tapi akhir hidupnya sungguh sangat disayangkan wajahnya tak seperti saat dia hidup, bapak dengar sih dia masih suka menampakan diri dihadapan para mahasiswa dan mahasiswi, bedanya kalau ke mahasiswa dia menampakan diri dalam wujud seperti saat dia kecelakaan, dan pada mahasiswi dia menampakan diri dengan wujud dia yang tampan. dan mungkin yang kalian lihat itu ya dia, perlu kalian tahu, tidak cuma dia yang ada di sini, masih banyak yang lain bahkan di setiap ruangan ada yang menghuni.
makanya jaga sikap jangan sompral". jelas pak kepala prodi. saya dan teman-teman merinding sambil menelan ludah dan ingin segara pulang kerumah saat itu juga. beruntungnya saya dan teman teman tidak melihat wajahnya yang hancur, melainkan wajah ketika dia hidup.
pesannya, dimanapun kita berada,kita harus tetap jaga sikap. tahu waktu dan tahu seperti apa kondisi tempat dimana kita berada.maaf kalau kurang seram, tapi ini nyata saya alami.
End
0 comments:
Post a Comment