Kisah Ratu tanpa kepala
Marie-antoinette bukanlah ratu biasa. Dia datang ke prancis saat usia 14 tahun dan menikah dengan calon raja prancis. Beberapa tahun kemudian, suaminya menjadi Raja Louis XVI dan Marie-Antonette menjadi ratu.
Ia merasa tidak bahagia dengan Louis, lalu menyibukan diri dengan melakukan kegiatan paling sembrono dan paling mahal yang bisa ditemukan. Sayangnya,,,,
Kebiasaan itu tidak diterima oleh rakyatnya, yang sejak awal memang sudah tidak menyukai sang ratu muda.
Ada begitu banyak rakyat prancis yang hidupnya sangat miskin, dan sebab itulah Marie-antoinette dikenal dengan julukan 'Madam defisit' yang berarti mereka menyalahkannya atas utang negara yang teris bertumpuk.
Pada 1789, Revolusi prancis pecah. Rakyat menuntut sistem monarki dihapus dan keluarga kerajaan di masukkan ke penjara. Setelah usaha pelarian yang berujung bencana, Louis dihadapkan ke persidangan dan dipenggal pada 1793.
Sementara Marie-antoinette, dihukum penggal dengan 'guillotine' ditahun yang sama. Dia juga diperintahkan untuk meminta Maaf, karena menginjak kaki algojo yang mengeksekusinya.
0 comments:
Post a Comment